Be D'Teacher of D'World
Belajar di Masa Muda bagaikan Mengukir Kata pada Batu yang Keras....
***
Belajar di Masa Tua bagaikan Menulis di atas Air...

Jumat, 06 April 2012

Sepenggal Kisah Nabi Yunus AS

yunus2Assalamu’alaikum…

Para Jama’ah yang saya hormati….

Mengetahui sejarah kisah para Nabi Allah SWT merupakan kebutuhan yang harus kita ketahui, karena dengan mengetahuinya kita bisa belajar banyak tentang peristiwa-peristiwa yang beliau alami, sehingga diharapkan kita tidak akan mengulangi kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh umat-umat terdahulu.

Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya akan sedikit membagikan ilmu saya tentang “Sepenggal Kisah Nabi Yunus AS

Selamat Menikmati……..

Nabi Yunus AS adalah salah seorang rosul Allah (QS : Ash-Shoffat ayat 139) .

Selama masa hidupnya, umat nabi Yunus tidak mau beriman kepada beliau. Hingga akhirnya Nabi Yunus AS memutuskan untuk pergi meninggalkan kaumnya, yaitu lari dari kewajiban sebagai seorang Rosululloh (istilah Jawa mengatakan ‘Nggondok’ atau ‘Mokong’). Namun di khadist lain ada yang meriwayatkan, bahwa Nabi Yunus AS melarikan diri dari kaumnya karena beliau mengira para kaumnya akan membunuhnya, padahal sesungguhnya para kaum itu ingin menyatakan bertobat kepada Nabi Yunus AS (Itulah yang menyebabkan Nabi Yunus AS dikatakan orang yang tercela).

yunusKemudian Nabi Yunus naik ke dalam sebuah kapal kecil (atau perahu) bersama beberapa orang. Lalu dikarenakan muatan kapal yang melebihi kapasitasnya dan apabila muatan itu tidak dikurangi, maka kapal akan tenggelam, sehingga diadakan sebuah undian dengan ketentuan yang kalah harus dilemparkan ke laut. (Untuk tata cara undian, ada yang meriwayatkan : Masing-masing orang menuliskan namanya pada pelepah pohon, lalu secara acak diambil satu pelepah. Pengambilan dilakukan berulangkali, dengan mengembalikan pelepah yang sudah diambil tadi. Untuk nama yang keluar 3 kali, berarti dia yang kalah).

yunus1Ternyata Nabi Yunus AS termasuk orang yang kalah dalam undian tersebut, sehingga beliau harus dilemparkan ke laut. Kemudian beliau dimakan oleh seekor ikan yang besar (ada yang meriwayatkan : Nama ikan itu adalah Nun).

Allah SWT berfirman di dalam surat Ash-Shoffat ayat 143 – 145, yang intinya seperti ini : “Seandainya dia (Nabi Yunus AS) tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah, maka dia akan tetap tinggal di dalam perut ikan itu sampai hari kiamat, dan kemudian Aku (Allah) akan melemparkan dia ke daerah yang tandus, sedang ia dalam keadaan sakit.”

Memang Nabi Yunus telah melakukan kesalahan yang sangat besar yaitu meninggalkan kaumnya dan lari dari kewajibannya sebagai seorang Rosululloh, namun Sebaik-baiknya kesalahan adalah yang mau bertobat. Dan tentunya Allah SWT juga menghendaki beliau untuk menjadi orang yang sholih.

Maka di dalam Surat Al-Anbiya’ ayat 87, dijelaskan bahwa :

“Ketika beliau pergi dalam keadaan marah, lalu beliau menyangka bahwa Aku (Allah) tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka beliau menyeru dalam keadaan yang sangat gelap (maksudnya : didalam perut ikan, di dalam laut dan di malam hari) : "Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha suci Engkau, Sesungguhnya aku adalah Termasuk orang-orang yang zalim."

Akhirnya Allah SWT menerima Do’a Nabi Yunus AS dan menyelamatkannya dari dalam perut ikan besar tersebut (ada yang meriwayatkan : Ikan Besar itu memuntahkan Nabi Yunus AS).

 

Demikian Sepenggal Kisah Nabi Yunus AS yang dapat saya bagikan.

Mudah-mudahan artikel ini bisa memberikan manfaat dan barokah untuk kita semua…

Amiin…

Wassalamu’alaikum….

My-Signature_thumb1

Artikel yang berkaitan



Tidak ada komentar:

Posting Komentar